Kota Salatiga di Jawa Tengah bukan hanya terkenal dengan keindahan alam serta suasana asrinya, tetapi juga dengan produk unggulan kuliner yang berasal dari warganya sendiri. Salah satunya adalah kisah sukses Retno Santosa, pemilik usaha “Retno Kue Basah” yang telah menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha kecil di Salatiga maupun luar kota. Bisnis kue basah yang dirintis Retno telah berkembang pesat, melahirkan banyak inovasi, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar.
Retno Santosa memulai perjalanan bisnisnya dari hal sederhana. Pada tahun 2010, beliau memutuskan untuk membuka usaha produksi kue basah di rumahnya yang terletak di pusat Kota Salatiga. Motivasi utamanya adalah keinginan membantu ekonomi keluarga serta semangat berbagi rasa nikmat kue tradisional kepada masyarakat.
Awalnya, Retno membuat kue-kue untuk arisan dan pesanan tetangga. Modal yang digunakan sangat terbatas, hanya berasal dari tabungan pribadi dan bantuan suami. Dalam sehari, ia hanya mampu membuat sekitar 30 hingga 50 potong kue, seperti kue lapis, putri salju, klepon, dan onde-onde. Namun, berkat kegigihan dan ketekunan, usaha ini perlahan berkembang.
Kue basah yang diproduksi Retno memiliki ciri khas rasa yang lezat, tekstur lembut, serta penggunaan bahan-bahan alami yang segar. Retno sangat memperhatikan kualitas, serta terus berinovasi agar produknya diminati oleh berbagai kalangan. Di samping resep tradisional, beliau juga membuat kreasi baru seperti kue lapis pandan, brownies kukus, dan risoles sayur dengan cita rasa modern.
Retno tidak hanya menjual kue basah melalui toko fisik, tetapi juga aktif memasarkan produk melalui media sosial. Dengan kemasan menarik dan harga terjangkau, kue Retno menjadi pilihan pesanan untuk hajatan, acara perkantoran, hingga perayaan hari besar di Salatiga.
Meskipun tampak mudah, perjalanan bisnis Retno Kue Basah penuh tantangan. Di awal masa pandemi COVID-19, pesanan turun drastis, bahkan hampir harus tutup usaha. Dengan tekad kuat, Retno mencari peluang baru melalui pemasaran online, menggandeng ojek lokal untuk layanan antar, serta menawarkan promo menarik. Perlahan, pelanggan kembali berdatangan dan omset usaha meningkat.
Selain itu, Retno juga sering menghadapi kendala ketersediaan bahan baku serta persaingan dengan usaha lain. Namun, kepercayaan pelanggan terhadap kualitas kue Retno membuatnya mampu bertahan dan bahkan berkembang lebih baik setelah masa krisis.
Usaha Retno tidak hanya berdampak pada keluarganya, namun juga masyarakat sekitar. Kini, Retno Kue Basah telah mempekerjakan lebih dari 20 orang, sebagian besar ibu rumah tangga di Salatiga. Dengan memperkerjakan warga lokal, Retno membantu banyak keluarga menambah penghasilan, serta menjaga tradisi kuliner kue basah Jawa.
Retno sering mengadakan pelatihan pembuatan kue gratis bagi warga sekitar, khususnya mereka yang ingin belajar membangun usaha kecil. Melalui kegiatan ini, banyak peserta berhasil membuka usaha serupa di lingkungan masing-masing.
Berkat kerja keras dan dedikasi, Retno Santosa beberapa kali meraih penghargaan dari Pemerintah Kota Salatiga, antara lain sebagai UMKM berprestasi dan pelaku usaha inovatif di bidang kuliner pada tahun 2022 dan 2023. Usaha kue basahnya juga rutin mendapat pesanan dari institusi pemerintahan, perhotelan, dan sekolah-sekolah di Salatiga dan sekitarnya.
Produk “Retno Kue Basah” telah dikenal di kalangan wisatawan yang berkunjung ke Salatiga. Tidak sedikit pelanggan dari luar kota, seperti Semarang, Solo, dan Yogyakarta, yang datang khusus untuk membeli kue basah khas Retno.
Kisah sukses Retno Santosa memberikan inspirasi besar bagi banyak pelaku usaha kecil di Indonesia. Beliau membuktikan bahwa dengan ketekunan, kerja keras, serta inovasi, seseorang bisa membangun usaha dari modal kecil dan berkembang menjadi bisnis yang besar serta bermanfaat bagi lingkungan.
Retno percaya bahwa masa depan usaha kue basah masih sangat cerah. Ia berencana membuka cabang di beberapa kota lain di Jawa Tengah, serta memperluas pemasaran melalui platform e-commerce nasional. Selain itu, Retno juga ingin terus membina para ibu rumah tangga agar mampu mandiri secara ekonomi melalui pelatihan dan kerja sama usaha.
Kisah Retno Santosa dan Retno Kue Basah di Salatiga adalah bukti nyata bahwa usaha kecil bisa berkembang menjadi bisnis sukses dengan dampak positif bagi masyarakat. Perjalanan Retno penuh dengan tantangan, namun berkat kerja keras dan semangat berbagi, beliau berhasil menciptakan peluang bagi banyak orang dan menjaga warisan kuliner tradisional Indonesia.
Usaha kue basah Retno Santosa bukan hanya sekadar bisnis, melainkan juga wadah pemberdayaan dan inspirasi bagi generasi muda serta pelaku usaha kecil di Salatiga dan seluruh Indonesia.